Selasa, 10 September 2013

Jiwa Sunyi nan Sepi

Assalamualaikum, sahabat



Ketika sejarah telah terhapus
Oleh ribuan cerita-cerita baru
Ketika sang tokoh telah pupus
Tergantikan ratusan jiwa yang baru


Akankah sejarah terus terkenang???
Walau badai terus menghadang
Walau ombak besar kan datang
Walau topan kan menghalang

Akankah diri ini dapat bertahan???
Dalam hempasan ombak lautan
Dalam hembusan desiran angin
Akankah diri ini terus dalam kesunyian???

Genangan zaman yang terus berkembang
Memaksa diri ini terus dalam bimbang
Bertanya dimana diri akan memihak
Akankah diri ini tetap berdiri kelak???

Sebuah jiwa yang terus berdiam diri
Akankah terus dalam keadaan yang sunyi???
Membiarkan dunia tanpa ada yang mengiringi
Melihat dunia yang semakin tua dan mati

Hai, jiwa-jiwa yang sunyi
Jiwa-jiwa sunyi tanpa arti yang berarti
Jiwa-jiwa yang hanya bisa berdiam diri
Apakah yang kalian lakukan kini???

Sang bumi yang dulu tenang nan damai
Kini mulai menghitam dalam kelam
Semakin mendekati kematian yang menanti
Semakin masuk dalam kegelapan malam

Hai, jiwa-jiwa yang kesepian
Sepi dari sentuhan kalbu dan iman
Sepi dari suatu kebenaran dan keimanan
Apakah ini permintaan hati nurani kalian???

Sebuah syair yang terinspirasi dari jiwa yang sunyi dan sepi
Yang hanya bisa berdiam diri
Menatap dunia yang semakin mati
Tanpa ada keinginan untuk mengubah diri

Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar